Selasa, 03 April 2012

Kisah Tragis Mama Lauren Semasa Kecil

Diposting oleh Tambengi Verlyni di 04.47 0 komentar


Kisah Tragis Sang Ahli terawang Mama Lauren Semasa Kecil ; Siapa sangka ahli terawang Mama Lauren ternyata punya kehidupan yang getir ketika ia masih sangat belia. Ia ditinggal orangtuanya ketika memulai belajar hidup sebagai anak manusia, lalu dikucilkan oleh teman-teman sebayanya karena dianggap anak kutukan.

     Mama Lauren ditinggal pergi selamanya oleh sang ibu, Anna Breche, kala usianya berusia tiga bulan. Inilah yang membuatnya tak begitu mengenal seperti apa sosok sang ibu.

     Hal yang sama juga dirasakannya terhadap sang ayah, Lau van Hoof, yang berasal dari Belgia. Ia tak terlalu mendapat kesih sayang yang berlebih darinya. Sebelum menikah dengan ibunya, Hoof pernah menikah dan memiliki tiga anak.

     Belum lagi kesibukannya sebagai seorang arsitek membuatnya kerap bepergian ke sejumlah tempat. Hoof pernah memboyong keluarganya ke Belanda dan kemudian kembali lagi ke Belgia.

     Dalam usia yang terbilang masih kecil, Mama Lauren juga harus kehilangan ayahnya. Sang ayah meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Ia kemudian dirawat ibu tirinya yang tak lain adalah tantenya. Ya, karena Hoof memilih turun ranjang. Ia menikahi adik ibunya.

    Meski begitu, sedari kecil ia justru mendapat perawatan dari opanya yang berdarah Persia-Perancis, serta omanya, Antoineta, yang berdarah Spanyol. Dari Antoineta-lah ia mendapat perhatian lebih. Ia juga diajarkan bagaimana belajar memahami hidup dan mencintai sesama.

     Kepada majalah mingguan Femina, Mama Lauren pernah menuturkan kisahnya bahwa ia memiliki silsilah keluarga yang rumit. Pada usia 6 tahun, ia baru tahu bahwa oma dan opanya yang selama ini merawatnya ternyata bukan pula leluruh dari darah dagingnya.

    Meski begitu, Antoineta-lah yang memberikan kasih sayang yang tulus. Darinya ia belajar hidup dan Antoineta pulalah yang mengerti dan memahami tentang kelebihan dirinya.

     Kelebihan inilah yang tak dipahami oleh orang-orang di sekitarnya. Bahkan, tak sedikit dari orang tua teman sebayanya yang meminta anak-anaknya agar menjauh dari Lauren kecil.

    Lauren kecil kerap dianggap anak yang aneh. Kemampuan Lauren dianggap mereka sebagai sebuah kutukan. Bahkan, tak jarang mereka menyebutnya sebagai seorang nenek sihir.

     Kelebihan Lauren mulai terlihat ketika dia berusia 7 tahun. Kala itu, Perang Dunia II baru saja terjadi, tepatnya tahun 1939. Lauren yang tengah belajar di bangku kelas I SD tiba-tiba saja mendengar suara bisikan di telinganya. Suara itu menyuruhnya untuk cepat-cepat keluar dari ruang kelas. Suara itu terdengar berulang-ulang dan makin kencang tanpa ia tahu siapa yang mengucapkannya.

    Dia sempat dibuat bingung. Namun, ia kemudian menyampaikannya kepada gurunya. Tetapi bukannya didengarkan, si guru malah memarahinya dan mengusirnya keluar dari kelas. Lauren kecil dituding menghayal dan tukang membual.

    Tak terima, Lauren kecil yang lugu dan polos memilih pulang sambil menangis. Ia kemudian menceritakan kejadian itu kepada Antoineta. Harga dirinya jatuh karena dianggap telah melakukan kebohongan dan mempermainkan gurunya. Namun, sesaat sampai di rumah, ia justru makin menangis sejadi-jadinya setelah mendengar kabar bahwa sekolahnya terkena bom dan ratusan orang tewas dalam peristiwa itu. Dari sinilah kelebihan itu sering dianggap sebagai sebuah kutukan oleh orang-orang di sekitarnya

Senin, 02 April 2012

WELCOME APRIL

Diposting oleh Tambengi Verlyni di 06.04 0 komentar

Welcome April!
buat bulan Maret... cukup banyak air mata sebener nya haha. tapi yasudahlah lupakan. yang lalu biarlah berlalu :P
hehe, gw cuma berharap... ga cuma sih, banyak juga haha. ya semoga bulan April jadi bulan yang menyenangkan! ga sering sering lagi deh gw ngeluarin air mata. aduh gajaman banget cewe segede gw cengeng. oiya. bulan ini gw bagi rapot semogaaaaaaaa nilai rapot gw memuaskan. yaa minimal lebih baik dari nilai UTS dan UAS semester 1. tapi jujur sih menurut gw nilai UTS gw semester 2 ini naik semenjak sering belajar bareng sama kenzi (@lollikenlolli). Amin O:)
dan semoga pas UAS nanti juga makin sering belajar sama kenzi dan nilai jadi nambah terus baik nya hehe.
di bulan April semoga gw bisa lebih:
1. deket, percaya, dan nurut sama Tuhan Yesus
2. deket, dan semakin sayang sama orang tua
3. deket, makin sayang sama temen temen
4. makin konsen sama pelajaran
5. ga terpengaruh dari gimana jelek nya guru itu, tapi liat gimana dia berusaha buat ngajar kita supaya kita bisa lulus dengan nilai yang baik
6. bisa selesein masalah dengan baik apapun itu
7. ga lupain Tuhan
8. makin pinter
9. makin dewasa
10. ga cengeng
11. MAKIN LANGGENG SAMA PACAR <3 haha
12. makin rajin ke gereja
13. berat badan turun
14. ga sering sering ngeluh
15. makin sering ngepost. bahaha
16. tarki kalo libur yang panjangan dikit :D

udah seperti nya. yah poko nya yang terbaik aja deh di bulan ini dan seterus nya :) gw hanya berencana hoho.
 

Verlyni Tambengi Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos